ISSN 2477-1686
Vol. 12 No. 54 Maret 2026
GaCha: Aplikasi Pengolahan Data
Berbasis Apps Script Google Spreadsheet
Oleh:
Galih Firmansyah & Chandra Yudistira Purnama
Fakultas Psikologi, Universitas Jendral Ahmad Yani
Pendahuluan
Dalam era digital saat ini, pengolahan data menjadi salah satu aspek penting dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, riset dan bisnis (Timoty Agustian Berutu et al., 2024). Data yang dikelola dengan baik dapat memberikan wawasan berharga yang mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik (Hasibuan & Nasution, 2025). Namun, banyak individu, terutama mahasiswa, menghadapi kesulitan dalam mengolah data mentah menjadi informasi yang berguna. Menyadari tantangan ini, Galih Firmansyah mengembangkan GaCha Assistant, sebuah aplikasi berbasis AppScript Google Spreadsheet yang dirancang untuk mempermudah proses pengolahan data tanpa memerlukan pemahaman mendalam tentang rumus-rumus Excel. Aplikasi ini dikembangkan di bawah bimbingan Bapak Chandra Yudistira Purnama, M.Psi., Psikolog, yang memiliki pengalaman luas dalam bidang psikologi dan analisis data.
GaCha Assistant hadir sebagai solusi inovatif yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pengolahan data secara efisien. Dengan antarmuka yang ramah pengguna, aplikasi ini dirancang untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi mereka, khususnya dalam mengubah data mentah menjadi dataset yang siap digunakan dalam aplikasi analisis seperti JASP, Jamovi, dan SPSS. Menurut statistik yang dirilis oleh World Economic Forum, sekitar 85% pekerjaan di masa depan akan melibatkan pengolahan data, sehingga penting bagi generasi muda untuk menguasai keterampilan ini (Wahyuni & Hidayati, 2025)
Fitur Utama GaCha Assistant
GaCha Assistant memiliki 4 fitur utama yang dapat digunakan. Fitur untuk pengujian statistika deskriptif dan inferensial masih dalam pengembangan. Setidaknya saat ini fitur-fitur yang tersedia dapat membantu untuk mempermudah dalam mengawali proses pengolahan data. Berikut adalah 4 fitur yang tersedia dalam GaCha Assistant.
1. Fitur Cleaning Data yang berfungsi untuk menghilangkan karakter yang berpotensi menyebabkan error ketika menggunakan formula. Dalam banyak kasus, data mentah yang diperoleh seringkali mengandung kesalahan, seperti karakter yang tidak diinginkan atau format yang tidak konsisten.
2. Fitur Koreksi Tes Kognitif, yang memungkinkan pengguna untuk memberikan skor pada kunci jawaban yang diinginkan. Aplikasi ini secara otomatis memberi nilai ”0” untuk jawaban salah dan ”1” (atau nilai lain yang ditentukan) untuk jawaban benar. Hal ini sangat berguna dalam konteks penelitian psikologi, di mana pengujian kognitif sering dilakukan.
3. Fitur Replace Skor Kuesioner memungkinkan pengguna untuk mengubah data, seperti dalam konteks me-reverse aitem negatif (unfavorable). Dalam penelitian sosial, seringkali terdapat pertanyaan yang dirancang untuk mengukur sikap negatif dan membalikkan skor pada pertanyaan tersebut adalah langkah penting dalam analisis data.
4. Fitur Penormaan Kategorisasi Norma Ideal. Fitur ini berfungsi untuk melabeli data dengan kategorisasi yang diinginkan, yang sangat penting dalam analisis data untuk memahami distribusi dan pola dalam dataset.
Secara keseluruhan, fitur-fitur yang ada dalam GaCha Assistant dirancang untuk mempermudah pengguna dalam mengolah data dengan cara yang lebih efisien dan akurat. Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, aplikasi ini menjadi alat bantu yang sangat berguna bagi mahasiswa dan profesional di berbagai bidang.
Pengembangan dan Implementasi
Pengembangan GaCha Assistant berfokus pada kebutuhan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi mereka. Dalam konteks pendidikan, mahasiswa sering kali dihadapkan pada tantangan dalam mengolah data mentah yang diperoleh dari survei atau eksperimen. Menurut hasil penelitian banyak mahasiswa merasa kesulitan dalam mengolah dan menganalisis data yang mereka kumpulkan (Dani & Al Quraan, 2023). Oleh karena itu, GaCha Assistant hadir sebagai solusi yang dapat membantu mereka mengatasi masalah tersebut.
Proses implementasi aplikasi ini melibatkan beberapa tahap, termasuk analisis kebutuhan pengguna, pengembangan fitur dan pengujian. Dalam tahap analisis kebutuhan, tim pengembang mengidentifikasi kebutuhan berdasarkan berbagai keluhan dan konsultasi mahasiswa, baik yang disampaikan di dalam maupun di luar kelas terkait kesulitan dalam pengolahan data. Hasil dari analisis ini kemudian digunakan untuk merancang fitur-fitur yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Misalnya, fitur replace skor kuesioner dan koreksi tes kognitif dikembangkan berdasarkan umpan balik dari mahasiswa yang sering mengalami kesulitan dalam proses tersebut.
Setelah fitur-fitur dikembangkan, aplikasi ini melalui tahap pengujian untuk memastikan bahwa semua fungsi berjalan dengan baik dan sesuai harapan pengguna. Pengujian dilakukan dengan melibatkan sejumlah mahasiswa yang menggunakan aplikasi dalam proyek skripsi mereka. Selain itu, GaCha Assistant juga dirancang untuk dapat diakses secara online melalui Google Spreadsheet, yang memungkinkan pengguna untuk mengakses aplikasi ini dari mana saja dan kapan saja. Hal ini sangat penting mengingat fleksibilitas yang dibutuhkan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan tugas mereka. Dengan menggunakan teknologi cloud, pengguna tidak perlu khawatir tentang kehilangan data atau kesulitan mengakses aplikasi ketika mereka berpindah lokasi (Napitupulu, 2023).
Dengan pengembangan yang berfokus pada kebutuhan pengguna dan implementasi yang matang, GaCha Assistant diharapkan dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam pengolahan data bagi mahasiswa dan profesional di berbagai bidang. Keberhasilan aplikasi ini tidak hanya terletak pada fitur-fitur yang ditawarkan, tetapi juga pada kemudahan akses dan penggunaan yang ditawarkannya.
Kesimpulan
GaCha Assistant merupakan inovasi yang signifikan dalam bidang pengolahan data, khususnya bagi mahasiswa dan profesional yang membutuhkan alat bantu dalam mengelola data mentah. Dengan fitur-fitur yang dirancang untuk mempermudah proses pengolahan data, aplikasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi, tetapi juga memberikan kemudahan akses bagi penggunanya. Dalam konteks pendidikan, aplikasi ini dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi mereka dengan lebih cepat dan efektif, sementara dalam konteks profesional, aplikasi ini dapat digunakan untuk analisis data yang lebih mendalam dan informatif.
Pada masa mendatang, diharapkan GaCha Assistant dapat terus dikembangkan dengan menambahkan fitur-fitur baru yang lebih canggih dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Dengan demikian, aplikasi ini dapat terus menjadi alat bantu yang efektif dalam pengolahan data dan membantu pengguna dalam mencapai tujuan mereka dengan lebih baik.
Link akses GaCha Assistant:
Referensi:
Dani, A., & Al Quraan, E. (2023). Investigating research students’ perceptions about statistics and its impact on their choice of research approach. Heliyon, 9(10). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e20423
Hasibuan, F. N., & Nasution, M. I. P. (2025). DATA MANAGEMENT SEBAGAI KUNCI KEUNGGULAN KOMPETITIF PERUSAHAAN DI ERA DIGITAL. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(4), 419–428. https://doi.org/DOI:https://doi.org/10.61722/jinu.v2i4.5088
Napitupulu, C. J. (2023). Analisis Keamanan pada Cloud Computing. Info TekJar: Jurnal Nasional Informatika Dan Teknologi Jaringan, 7(2), 42–44. http://bit.ly/InfoTekJar
Timoty Agustian Berutu, Dina Lorena Rea Sigalingging, Gaby Kasih Valentine Simanjuntak, & Friska Siburian. (2024). Pengaruh Teknologi Digital terhadap Perkembangan Bisnis Modern. Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi, 2(3), 358–370. https://doi.org/10.61132/neptunus.v2i3.258
Wahyuni, L., & Hidayati, T. (2025). Ekonomi Digital dan Masa Depan Tenaga Kerja. Indonesia Economic Journal, (1), 254–259. https://doi.org/10.63822/3qmyxx35
