ISSN 2477-1686

 Vol. 7 No. 10 Mei 2021

Bagaimana Self-Disclosure Pada Kelompok Mahasiswa Angkatan 2020?

Oleh

Ratu Syafira Marwaziah

Fakultas Psikologi, Universitas Sumatera Utara

 

Setahun sudah masa pandemi COVID-19 ditetapkan oleh WHO (World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia). Lebih tepatnya WHO menetapkan bahwa COVID-19 atau virus corona sebagai sebuah pandemi dunia pada tanggal 09 Maret 2020 (Satuan Tugas Penanganan COVID-19, n.d). Langkah pencegahan tentu sudah banyak dilakukan oleh Pemerintah, termasuk penetapan agar proses belajar mengajar dilakukan dari rumah menggunakan sistem dalam jaringan (daring).

 

Beberapa daerah yang menetapkan proses belajar daring dimulai bulan Maret 2020 adalah Palembang, Magelang, Depok, dan sebagainya. Pada awalnya, pembelajaran daring dilakukan untuk beberapa hari saja. Namun, menimbang bertambahnya jumlah kasus COVID-19 di Indonesia, pembelajaran daring terpaksa diteruskan hingga berbulan-bulan, bahkan sudah terlewati sampai setahun lamanya (Dharmastuti, 2020).

 

Proses pembelajaran daring tentu tidak hanya diterapkan pada tingkat pendidikan PAUD sampai Sekolah Menengah, tetapi juga sampai pada tingkat Perguruan Tinggi. Lamanya masa pandemi COVID-19 bahkan membuat kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada tahun 2020 dilakukan secara daring. Kegiatan PKKMB 2020 dituntut untuk mampu menjabarkan manfaat teknologi dalam kegunaannya di berbagai aspek kehidupan demi menghadapi keadaan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung (Sepuh, 2020).

 

Mahasiswa angkatan 2020 yang pada sebagian besar proses pembelajaran mereka sejak menjalani PKKMB telah dilakukan secara daring, membangun kekompakan antar mahasiswa pun kemudian menjadi sebuah tantangan. Keterbukaan pada setiap mahasiswa tentu dibutuhkan dalam membangun kekompakan antar angkatan. Self-disclosure adalah sebuah tipe komunikasi di mana individu membawa informasi yang sifatnya tersembunyi dalam diri dikeluarkan pada open self. Pada saat melakukan komunikasi self-disclosure, individu akan mampu memaparkan informasi tentang diri yang tidak diketahui oleh individu lain. Informasi yang dipaparkan pada individu lain bisa beragam dari informasi yang umum seperti rasa takut terhadap ujian mata kuliah tertentu sampai pada informasi yang sangat spesifik, misalnya menyampaikan gangguan psikologis yang sedang dialami pada individu lain (DeVito, 2018).

 

Terdapat beberapa hal yang memengaruhi self-disclosure, termasuk beberapa situasi di mana individu akan lebih memungkinkan untuk dapat mewujudkan self-disclosure. Situasi-situasi tersebut adalah (1) situasi personal yang one-on-one, (2) situasi public speaking, dan (3) komunikasi online (dalam jaringan). Faktor-faktor lain yang memengaruhi self-disclosure adalah identitas individu (siapa individu tersebut), kebudayaan, gender, para pendengar, serta topik dan chanel yang dimiliki individu (DeVito, 2018).

 

Risiko dalam melakukan self-disclosure dapat membahayakan beberapa aspek kehidupan, termasuk risiko personal, risiko dalam hubungan interpersonal, dan risiko dalam bidang profesional individu (DeVito, 2018). Dengan adanya pertimbangan-pertimbangan dalam faktor-faktor yang memengaruhi self-disclosure dan risiko yang tentunya dipertimbangkan individu untuk dapat membuka informasi personal pada individu lain, bagaimana self-disclosure dilakukan pada mahasiswa angkatan 2020 mengingat sebagian besar waktu mereka dihabiskan dengan bersosialisasi melalui internet? Apakah karena komunikasi dilakukan melalui daring para mahasiswa semakin terbuka dalam membagikan informasi diri yang awalnya belum diketahui oleh mahasiswa lain dan dengan mudah akan dibuka pada teman-teman seangkatan mereka? Variabel self-disclosure tentu sangat menarik untuk diketahui lebih lanjut pada kelompok mahasiswa angkatan 2020.

 

REFERENSI:

 

DeVito, J. A. (2018). Human communication: The basic course (14th ed.). Hoboken: Pearson Education, Inc.

Dharmastuti, H. (2020, Maret 27). Catat! Jadwal Belajar di Rumah Diperpanjang Gegara Corona dari Tangerang hingga Palembang. Retrieved Maret 18, 2021, from detiknews: https://news.detik.com/berita/d-4954814/catat-jadwal-belajar-di-rumah-diperpanjang-gegara-corona-dari-tangerang-hingga-palembang/3

Satuan Tugas Penanganan COVID-19. (n.d, n.d. n.d.). Apa yang dimaksud dengan pandemi? Retrieved Maret 18, 2021, from COVID-19: https://covid19.go.id/tanya-jawab?search=Apa%20yang%20dimaksud%20dengan%20pandemi

Sepuh, T. J. (2020, Juni 22). Panduan Umum Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2020. Retrieved Maret 18, 2021, from Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia: https://dikti.kemdikbud.go.id/pengumuman/panduan-umum-kehidupan-kampus-bagi-mahasiswa-baru-pkkmb-tahun-2020/