ISSN 2477-1686

Vol. 7 No. 18 Sep 2021

Meningkatkan Self-Efficacy dengan Internship pada Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19

 

Oleh:

Carolina Elisa Damayanti

Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga

 

Pendahuluan

Pandemi Covid-19 (Corona Virus Diseases-19) sudah hampir kurang lebih satu tahun mewabah di Indonesia, sudah terhitung sejak Maret 2020 diumumkan kasus pertama yang terjadi di Depok, Jawa Barat. Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan Covid-19 ini serta banyak yang melakukan panic buying. Pemerintah gencar mengumumkan bahaya Covid-19 yang bermula di Wuhan, China. Dengan memberikan beberapa informasi gejala dari virus corona antara lain demam, batuk, sulit bernafas hingga menyebabkan kematian. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pun diambil untuk mengurangi resiko tertular dan menyebarnya Covid-19.

 

Di mulai dari sektor bisnis, ekonomi hingga pendidikan semua ditutup. Terkhusus pada sektor pendidikan, Perguruan Tinggi di Indonesia mulai melakukan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) walaupun sudah ada sebagian Perguruan Tinggi yang menerapkan e-learning. Terlepas dari segala kekurangan dalam melaksanakan PJJ. Pendidikan harus tetap berjalan untuk pengembangan potensi, membentuk watak guna menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul. 

 

Adanya waktu yang banyak selama masa pandemi tak urung banyak dimanfaatkan untuk berolahraga, mengembangkan hobi, berjualan melalui sistem online dan bekerja di rumah. Mahasiswa memiliki waktu yang cukup dikarenakan hanya melakukan pembelajaran daring di rumah tanpa harus keluar untuk pergi ke kampus. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan Internship/Magang. Kerja Praktik/Magang merupakan proses belajar seseorang yang menguasai keterampilan dengan cara melibatkan diri sendiri dalam proses pekerjaan tanpa atau dengan petunjuk orang yang sudah terampil dalam pekerjaannya. (Dirjen Diklusepora, 1990:3 dalam Kamil, 2010:7)). Internship di perusahaan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan self-efficacy pada mahasiswa.

 

Berdasarkan Teori Kognitif Sosial Bandura yang menekankan keawasan, keyakinan dan pengharapan. Bandura memperkenalkan self-efficacySelf-efficacy adalah suatu keyakinan seseorang atas kemampuannya untuk melaksanakan suatu hal atau kegiatan (Bandura, 1997) Self-efficacy memiliki peranan penting pada berbagai variasi perilaku kesehatan mental dan cara kita menyikapi suatu hal, terutama ketika kita melakukan Internship. Ada beberapa cara dalam meningkatkan self-efficacy saat Internship.

 

Pertama, mengamati orang lain. Bandura juga meyakini bahwa belajar melalui pengamatan merupakan aspek penting dalam belajar. Ketika kita mengamati perilaku orang lain kita dapat belajar dari kegagalan dan keberhasilan yang orang tersebut dapatkan dan menjadikan kita termotivasi untuk percaya diri dan yakin bisa seperti orang tersebut sehingga menghasilkan keberhasilan yang positif.

 

Kedua, mengelola emosi. Dalam kegiatan internship kita dihadapkan kondisi yang berbeda ketika berkuliah di dalam kelas, kita dapat belajar mengelola emosi dan mental kita sehingga kepercayaan diri dalam menghadapi kondisi dan orang yang berbeda dapat menjadi meningkat, kita terbiasa dan merasa antusias ketika dihadapkan pada situasi yang pernah kita lakukan.

 

Ketiga, menangani proyek-proyek yang menantang. Ketika kita mengerjakan proyek yang sedang dijalani kita mengembangkan kemampuan kita, mungkin kita akan berhasil dan gagal. Kecenderungan kita hanya berfokus kepada kegagalan namun Ingatlah, kegagalan kita hanya masa lalu dan sekarang kita harus belajar dari kegagalan dan berfokus kepada pencapaian yang telah diraih dan kita memiliki perasaan percaya diri dan prestasi yang baru.

 

Internship yang telah kita lakukan memberikan solusi bagi perusahaan yang akan dilamar selanjutnya, dikarenakan resume yang baik dan sesuai, serta dapat mengasah soft skill hal ini sesuai dengan tujuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai kampus merdeka dan mendukung kampus memberikan SKS (Sistem Kredit Semester) magang tersendiri, karena dunia berubah dengan cepat dan Mahasiswa sebagai civitas akademika harus cepat beradaptasi.

 

Selesai kita belajar di kursi perguruan tinggi kita akan memasuki dunia kerja yang menambah pengetahuan kita, dunia berubah dengan cepat dan setiap perusahaan membutuhkan manusia yang cepat beradaptasi serta memiliki keyakinan dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Perusahaan juga harus menjadi learning organization tempat para Mahasiswa belajar untuk menyadarkan dunia yang cepat berubah dengan memberikan pengarahan dan contoh-contoh yang mudah bagi Mahasiswa sehingga dapat menanamkan tidak hanya sikap yang baik namun juga self-efficacy yang kuat. 

 

Self-efficacy juga berpengaruh kemandirian Mahasiswa di luar kelas, karena jika dialokasikan waktu mahasiswa juga cukup banyak di luar kelas, dengan dosen pun terbatas dan praktikum juga terbatas, dengan kondisi pandemi saat ini kita dapat melihat sisi positif nya  begitu banyak ruang dan waktu sehingga membuat mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk mengembangkan self-efficacy dan menjadi mastering of soft skill sehingga menghasilkan rekam jejak yang inovatif, kreatif dengan bukti-bukti yang dikumpulkan melaluiinternship juga memiliki portofolio yang baik.

 

Mahasiswa tidak hanya dilihat dengan nilai saja namun bagaimana aktivitas di luar kelas mengarahkan hidupnya semakin bermakna dan memiliki self-efficacy. Ketika Mahasiswa mencantumkan portofolio yang penuh dengan kegiatan seperti internship akan dilihat nilai self-efficacy dan soft skill ketika melamar kerja, mampu membuat persepsi industri yang dilamar berubah, kaitannya dengan bukti sertifikasi internship akan membentuk attitude, kepercayaan diri, cara berkomunikasi dan team work. Sehingga mengurangi banyak pengangguran bagi fresh graduate karena sudah memiliki setidaknya middle management.

 

Self-efficacy dapat membantu mahasiswa untuk menghadapi situasi dunia kerja yang begitu banyak kendala dan terkadang berada disituasi gagal, dengan mendorong Mahasiswa untuk tidak menyerah dan yakin akan kemampuan diri dalam menghadapi permasalahan sehingga menghasilkan perubahan.Hal ini pun telah menunjukkan dari hasil penelitian bahwa ternyata self-efficacy dapat dikaitkan dengan keberhasilan wawancara kerja dan kinerja di suatu pekerjaan (Judge & Bono, 2001; Tay, Ang & Van Dyne, 2006).

 

Penutup

Internship di tengah Covid-19 merupakan suatu cara khusus Mahasiswa beradaptasi dengan situasi yang dunia yang berubah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Mahasiswa memiliki kuasa penuh atas waktu dan ruang yang cukup untuk mengembangkan potensi diri dan keyakinan dalam menyelesaikan permasalahan. Belajar di perkuliahan pun dapat diakses dimana saja dan kapan saja, Intership menjadi sebuah cara meningkatkan self-efficacy. Apakah prestasi hanya dapat dinilai dari nilai akademik kelas? Tentu tidak, prestasi tak hanya di akademik namun dalam hal non-akademik seperti internship untuk Mahasiswa yang masih memiliki banyak waktu. Disamping untuk meningkatkan self-efficacyinternship juga merupakan gerbang dalam membuka dunia karir.

 

 

Referensi:

 

Bandura (1997). Self-Efficacy (The Exercise of Control). New York: W. H Freeman and Company

 

Judge, T. A., & Bono, J. E. (2001). Relationship of core self-evaluations traits—self-esteem, generalized self-efficacy, locus of control, and emotional stability—with job satisfaction and job performance: A meta-analysis. Journal of Applied Psychology, 86, 80–92.

 

Kamil, Mustofa. 2010. Model Pendidikan dan Pelatihan (Konsep dan Aplikasi). Bandung: Alfabeta.

 

Tay, C., Ang, S., & Van Dyne, L. (2006). Personality, biographical characteristics, and job interview success: A longitudinal study of the mediating effects of interviewing self-efficacy and the moderating effects of internal locus of control. Journal of Applied Psychology, 91, 446–454. 

 

CNN Indonesia. (2021, 22 Januari) Nadiem Dorong Mahasiswa Magang di Perusahaan hingga Ormas diakses dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210122160750-20-597259/nadiem-dorong-mahasiswa-magang-di-perusahan-hingga-ormas/ (pada 28 Maret 2021 pukul 14.00)

 

CNN Indonesia. (2021, 02 Maret). One Year Important Event of Covid-19 Pandemic diakses dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210302135537-20-612692/peristiwa-penting-satu-tahun-pandemi-covid-19/ (pada 28 Maret pukul 15.23) 

 

UGTV Official. (2021, 10 Febuari) Karir dan Profesi-The Future of Work Soft Competency diakses dari https://youtu.be/50KPWPRZsVc (pada 28 Maret 2021 pukul 18.00)