ISSN 2477-1686

 Vol.5 No. 3 Februari 2019 

Pentingnya Membangun Pengetahuan Literasi Digital Terutama

 Pada Bidang Akademik

  

Oleh

 

Andar Hutagalung

 

Fakultas Psikologi, Universitas Sumatra Utara

  

Kita tahu bahwa kemajuan teknologi banyak mempengaruhi berbagai hal dalam bidang pendidikan. Salah satunya dengan semakin maraknya penggunaan aplikasi-aplikasi dalam pembelajaran di dalam pendidikan. Terdapat beberapa kecanggihan teknologi seperti mudah bekerja, karena beroprasi secara otomatis, cepat, berkualitas, efektif, effisien, mudah mentransfer data dan informasi ke media elektronik lainnya. Dan banyak lagi kecanggihan-kecanggihan  dari teknologi yang dapat di ambil manfaatnya untuk aktivitas manusia. Seperti internet misalnya, kita bisa berhubungan secara online dengan orang yang berjarak sangat jauh maupun yang dekat, dengan mudah, cepat dan dinamis untuk berkomunikasi dan mendapatkan suatu informasi.

 

Namun banyak juga beberapa orang yang tidak mengerti ataupun tidak dapat menggunakan teknologi sebagai pembelajaran untuk dirinya maupun orang lain, oleh karena itu perlu adanya Literasi Digital di dalam pendidikan. Literasi secara umum adalah kemampuan individu mengolah dan memahami informasi saat membaca maupun menulis. Menurut Paul Gilster, literasi diartikan sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti komputer. (Gilster, 1997). Literasi Informasi baru menyebar luas manakala informasi sudah mulai mudah untuk disusun, diakses, disebarluaskan melalui teknologi informasi berjejaring. Seperti dikatakan oleh Bawden, literasi digital lebih banyak dikaitkan dengan keterampilan teknis mengakses, merangkai, memahami, dan menyebarluaskan informasi. (Bawden, 2001).

 

Ada delapan elemen esensial untuk mengembangkan literasi digital, yaitu sebagai berikut (Belshaw, 2011)

 

1.  Kalkutural, yaitu pemahaman ragam konteks penggunaan dunia digital.

 

2.  Kognitif, yaitu daya pikir dalam menilai konten.

 

3.  Konstruktif, yaitu reka cipta sesuatu yang ahli dan actual.

 

4.  Komunikatif, yaitu memahami kinerja jejaring dan komunikasi di dunia digital.

 

5.  Kepercayaan diri yang bertanggung jawab.

 

6.  Kreatif, melakukan hal baru dengan cara baru.

 

7.  Kritis dalam menyikapi konten, dan.

 

8.  Bertanggung jawab secara sosial.

 

Oleh sebab itu, sangat penting untuk melakukan Literasi Digital untuk kemajuan pada bidang akademik, karena kita mengetahui bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun suatu bangsa. Tinggi rendahnya suatu bangsa di tentukan oleh kulaitas pendidikan masyarakatnya. Karena pendidikan akan melihat anak-anak bangsa  yang bermoral, cerdas, memiliki etos kerja dan inovasi bangsa yang tinggi. Dalam ilmu pedagogi, belajar dapat didefenisikan sebagai sebuah perubahan tingkah laku siswa kearah yang lebih baik. Tingkah laku di sini bukan hanya berarti kemampuan secara afektif, tetapi juga kemmpuan  siswa dari sisi kognitif dan psikomotorik. Di titik inilah, guru yang sangat penting bagi siswa, yaitu membimbing siswa agar belajar memanfaatkan penggunaan internet ke arah yang lebih positif untuk keperluan belajar di sekolah, maupun di rumah. Seiring perkembangan teknologi dan media informasi yang semakin pesat, pendidikan sebagai investasi masa depan generasi bangsa harus bisa menyesuaikan diri. Semisal dapat memanfaatkan era digital ini sebagai media pembelajaran bagi anak-anak sekolah, maupun para mahasiswa. Akses informasi di era digital ini memungkinkan siswa lebih mengetahui informasi dengan cara mencarinya terlebih dahulu secara mandiri.

 

Menurut Brian Wright, bahwa ada 10 manfaat penting dari adanya literasi digital yang dapat berpengaruh pada bidang akademik, yaitu (Wright, 2015)

 

1.  Menghemat waktu

 

Seorang pelajar atau mahasiswa yang mendapatkan tugas dari guru atau dosennya, maka ia akan mengetahui sumber-sumber informasi terpercaya yang dapat dijadikan refrensi untuk keperluan tugasnya. Waktu akan lebih beharga karena dalam usaha pencarian dan menemukan informasi itu menjadi lebih mudah.

 

2.  Belajar lebih cepat

 

Pada kasus ini  misalnya seorang pelajar yang harus mencari defenisi atau istilah kata-kata penting misalnya di glosarium. Dibandingkan dengan mencari referensi yang berbentuk cetak, maka akan lebih cepat dengan memanfaatkan sebuah aplikasi khusus glosarium yang berisi istilah-istilah penting.

 

3.  Menghemat uang

 

Saat ini banyak aplikasi khusus yang berisi tentang perbandingan diskon sebuah produk. Bagi seseorang yang bisa memanfaatkan aplikasi tersebut, maka ini bisa menghemat pengeluaran ketika akan melakukan pembelian online di internet.

 

4.  Membuat lebih aman

 

Sumber informasi yang tersedia dan bernilai di internet jumlahnya sangat banyak. Ini bisa menjadi referensi ketika mengetahui dengan tepat sesuai kebutuhannya. Sebagai contoh ketika seseorang akan menghadapi kuis, sebelum di mulai dirinya membaca beberapa informasi yang mungkin akan masuk ke dalam kuis, itu akan membuat dirinya lebih aman dalam menghadapi nya.

 

5.  Selalu memperoleh informasi terkini

 

kehadiran apps terpercaya akan membuat seseorang akan selalu memperoleh informasi baru.

 

6.  Selalu terhubung

 

Mampu menggunakan beberapa aplikasi yang dikhususkan untuk proses komunikasi, maka akan membuat orang akan selalu terhubung. Dalam hal-hal yang bersifat penting dan mendesak, maka ini akan memberikan manfaat tersendiri.  

 

7.  Membuat keputusan yang lebih baik

 

Literasi digital dapat membuat individu membuat keputusan yang lebih baik karena ia memungkinkan mampu untuk mencari informasi, mempelajari, menganalisis dan membandingkan kapan saja.

 

8.  Dapat membuat anda bekerja

 

Kebanyakan pekerjaan saat ini membutuhkan beberapa bentuk keterampilan komputer. Dengan literasi digital, maka ini dapat membantu pekerjaan sehari-hari terutama yang berkaitan dengan pemanfaatan komputer misalnya, Microsoft Word, Power Point, dsb.

 

9.  Membuat lebih bahagia

 

Dalam pandangan Wright, di internet banyak sekali berisi konten-konten seperti gambar atau video yang bersifat menghibur dan edukasi. Oleh karenanya, dengan mengakses bisa berpengaruh terhadap kebahagiaan seseorang.

 

10.  Mempengaruhi dunia

 

Di internet banyak tersedia tulisan-tulisan yang dapat mempengaruhi pemikiran para pembacanya. Dengan penyebaran tulisan melalui media yang tepat akan memberikan kontribusi terhaap perkembangan dan perubahan dinamika kehidupan social.

 

Intinya, literasi digital sangat perlu untuk suatu perkembangan salah satunya di dibidang akademik. Karena ketika sumber-sumber informasi masih terbatas dan upaya penyebarluasan informasi masih di dominasi oleh kalangan tertentu seperti pemerintah, korporasi, kelompok masyarakat atau kalangan tertentu, maka pilihan informasi juga menjadi terbatas. Dengan demikian, kita seolah tidak memiliki banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan kita akan informasi, selain memanfaatkan sumber-sumber yang ada. Oleh sebab itulah literasi digital sangat efektif untuk itu semua, demi memajukan apapun terutama di bidang akademik.

 

Referensi

 

Hidayat, Dkk . (2018). Keterampilan belajar (Study Skills) untuk Mahasiswa. Tim penulis Universitas Airlangga. Jakarta: KENCANA.

 

Nasrullah, R. (2017). Materi pendukung literasi digital Gerakan Literasi Nasional (E-Book). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 

Wright, B. (2015). Top 10 benefits of digital literacy: Why you shuold care about technology. http://webpercent.com/top-10-benefits-of-digital-skills/. di akses pada tanggal 21 Desember 2018

 

Saleh, B. (2015). Literasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) masyarakat di kawasan mamminasata. Makasar. Jurnal Pekommas, Vol. 18 No 3.

 

Soebijantoro. (2017). Literasi kemandirian sikap mahasiswa melalui pembelajaran entrepreneur sejarah pada mahasiswa program studi pendidikan sejarah Universitas PGRI Madiun.