ISSN 2477-1686

Vol.4 No. 24 Desember 2018

 

Memaknai Konflik Sebagai Motivasi

Oleh

Stephanie Nina Harefa dan Gita Widya Laksmini Soerjoatmodjo

Mahasiswa dan Dosen Program Studi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya

Konflik adalah hal yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan, baik itu di perusahaan, organisasi, bahkan dalam pertemanan sekali pun. Banyak orang yang beranggapan bahwa konflik itu dapat menurunkan motivasi dalam bekerja. Tahukah anda bahwa konflik juga dapat meningkatkan motivasi dalam bekerja?  Sebelumnya apakah konflik itu? Pentingkah konflik itu di dalam organisasi atau perusahaan? Apa yang dimaskud dengan motivasi? Adakah pengaruh antara konflik dan motivasi bekerja?

Konflik adalah pertentangan untuk berusaha memenuhi tujuan dengan cara menentang pihak lawan (McShane & Von Glinow, 2010). Dari tahun ke tahun pandangan mengenai konflik berubah-ubah, mulai dari konflik itu harus dihindari sampai akhirnya konflik menjadi sebuah hal yang biasa saja bahkan sangat dibutuhkan dalam perusahaan atau organisasi (McShane & Von Glinow, 2010).

Sementara itu, motivasi dipahami sebagai kekuatan dalam diri seseorang yang mempengaruhi arah, intensitas, dan ketekunan perilaku sukarela (McShane & Von Glinow, 2010). Faradita (2017) menunjukkan dalam penelitiannya konflik di organisasi yang ia kaji ternyata memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja para karyawannya. Hal ini dikarenakan, konflik yang terjadi di perusahaan tersebut membentuk pola pikir positif seperti timbulnya kedisiplinan, saling memahami satu dengan yang lain, dll (Faradita, 2017). Pola pikir positif ini timbul karena adanya pengelolaan konflik yang baik dari manager dari perusahaan tersebut (Faradita, 2017).  Dari penelitian di atas, dapat dilihat bahwa mengelola suatu konflik dalam perusahaan atau organisasi butuh manager yang mampu mengelola konflik tersebut dan menjadikannya sumber motivasi untuk karyawan.

Bagaimana jika pengelolaan konflik bisa dimulai dari diri kita sendiri? Maukah anda mencoba? Mengelola konflik yang terjadi di kehidupan kita sejatinya membutuhkan kesabaran yang tinggi. Hal-hal apa saja sih yang harus diperhatikan dalam mengelola konflik baik itu di perusahaan, organisasi, mau pun di tiap individu?

Pertama yang harus diperhatikan adalah bersikap tenang. Selalu tenang, adalah sebuah rahasia mengatasi konflik baik dalam perusahaan, organisasi, maupun diantar individu. Dengan kita selalu emosi (mengedapankan amarah) dalam menyelesaikan sebuah konflik, maka fatal akibatnya. Banyak pihak yang akhirnya terkena imbas dari sikap kita dan bahkan akan banyak orang yang takut dan tidak mau berbicara dengan kita lagi. Padahal dalam sebuah perusahaan, organisasi, maupun individu kita dituntut untuk bisa terbuka dan open minded terhadap para teman di sekitar kita (Purwata, 2017).  Kedua, berfikirlah positif. Jangan mengganggap konflik adalah akhir dari semuanya. Kita harus percaya bahwa konflik tersebut dapat kita taklukan dan konflik tersebut membuat kita menjadi lebih baik dari sebelumnya (Asvi, 2017). Dan yang terakhir adalah berani. Kenapa kita harus berani menghadapi konflik? Karena, konflik itu sifatnya sebuah masalah. Sebuah masalah menciptakan perasaan yang negatif. Pada dasarnya manusia tidak ingin melihat suatu hal yang mengandung rasa negatif, tapi konflik yang kita hadapi bisa jadi tidak mengandung hal negatif seperti yang kita bayangkan. Jadi kita harus menghadapinya terlebih dahulu baru memutuskan sikap yang bisa kita ambil (Rahmawati, 2017).

Setelah membaca artikel di atas dapat disimpulkan bahwa, konflik bukanlah sepenuhnya hal yang negatif. Konflik juga bisa meningkatkan motivasi dalam bekerja selama kita bisa memaknai konflik itu secara positif. 

Referensi

Asvi, E. (2017). Rahasia Mengatasi Konflik Dalam Perusahaan. Artikel. Diakses pada tanggal 18 Maret 2018 dari http://solusisupersukses.com/tag/rahasia-mengatasi-konflik-dalam-perusahaan/

Faradita, Y. (2017) Pengaruh Konflik Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bagian kantor Pada PT. Pamapersada Nusantara Distrik Indo Di Bontang. Jurnal. Diakses pada tanggal 17 Maret 2018 dari http://ejournal.adbisnis.fisip-unmul.ac.id/site/wpcontent/uploads/2017/11/Jurnal%20Yesi%20Faradita%20(11-15-17-09-14-58).pdf

McShane, S.L & Von Glinow, M.A., (2010). Organizational Behavior: Emerging Knowledge and  Practice for The Real World (5th ed). New York: McGraw-Hill.

Purwata, H. (2017). Mengelola Konflik agar Jadi Energi Positif. Artikel. Diakses pada tanggal  17 Maret 2018 dari http://menara62.com/2017/01/20/mengelola-konflik-agar-jadi-energi-positif/

Rahmawati, W. (2017). Penyelesaian Konflik dan Resolusi Konflik di Tempat Kerja. Artikel. Diakses pada tanggal 18 Maret 2018 dari https://www.finansialku.com/penyelesaian-konflik-resolusi-konflik/